Yo Ko, Kisah dan riwayat hidup Pendekar Rajawali

Kisah Yo Ko, Riwayat dan perjalanan hidup pendekar Rajawali. Yo Ko (Yoko / Yang guo)  adalah ikon personifikasi dalam   novel silat cina  untuk pemuda pemberontak, cerdas, licik tapi baik hati. Perpaduan mencolok dari sifat orang tuanya, Yo Kang yang merupakan toko antagonis dalam prekuel the legend  of the condor heroes. Yo Kang yang mempunyai sifat licik, lincah dan cerdik, sementara Bok Liam Chu istrinya mempunyai sifat baik dan setia. Kedua sifat itu menurun pada Yo Ko. Kecerdikan dan kelicikan Yo Kang di padu kebaikan dan kesetiaan Bok Liam Chu, itulah yang menjadi karakter Yo Ko.

Kisah dan riwayat hidup Yo Ko begitu memikat. Apalagi Kisah Cintanya dengan Siauw Liong Lie, yang adalah gurunya adalah salah satu kisah cinta klasik yang menjadi legenda. Yang paling menarik dalam kisah perjalanan hidup pendekar rajawali ini adalah pengembangan pribadinya dari seorang pemuda yang belum matang dan pemberontak menjadi pahlawan legendaris. Tema cerita yang sangat memikat dan mempesona.

Riwayat hidup Yo Ko 

Disebutkan bahwa Yo Ko lahir di tahun 1224 dari pasangan Yo Kang dan Bol Liam chu. Leluhurnya adalah adalah para jendral dari klan Yang.  Yo Ko (yang gua) adalah nama pemberian Kwee Ceng untuk mengingatkan Yo Ko akan kisah hidup ayahnya yang tragis. Yo Kang dikenal sebagai pengkhianat negara, karena dia lebih memilih menjadi putra Wan Yeng Hong Lie, pangeran Chin yang menjajah Song dan banyak melakukan kejahatan yang tidak bisa dimaafkan. Diantaranya adalah membunuh guru Kwee Ceng, yaitu 5 dari 7 orang aneh dari Jiangnan. Yo Kang mati akibat ulahnya sendiri. Dia terkena racun dari jubah bulu landak beracun yang dikenakan oleh oey Yong. Di katakan begitu mati, mayatnya telah dimakan oleh burung gagak. lalu tulang belulangnya di kuburkan oleh gurunya, ketua aliran Quenchen, Ku Ci ki.

Yo Ko menjadi yatim piatu pada usia 11 setelah kematian ibunya. Setelah hampir setahun mengembara, dia bertemu dengan pasangan Kwee ceng oey Yong secara kebetulan. Kemiripannya dengan Yo Kang membuat oey Yong kuatir, kalau Yo Ko juga mewarisi sifat buruk ayahnya. Oey Yong melarang kwee Ceng mengajarinya Kung Fu, karena dia sendiri yang akan mengajari Yo Ko. Tapi Oey Yong juga tidak mengajari yoko Kung Fu, tapi lebih pada mengajarkan karya seni satra klasik dan puisi serta ajaran analek Confucius. Yoko yang haus akan ilmu beladiri, akhirnya mendapatkan ilmu kodok dari Aw yang Hong dan membuatnya di buang ke gunung chongnan untuk belajar seni beladiri ortodok dan moral dari para pendeta aliran Quenchen. Tidak tahan di perlukan tidak adil oleh guru dan kakak-kakak seperguruan, Yo Ko melarikan diri dan masuk kekuburan kuno.

Kisah Cinta Yoko – bibi Lung

Yo Ko kemudian diangkat menjadi murid Siauw Liong Lie (Xiao Liong Nu) pewaris aliran kuburan kuno. Selama bertahu-tahun keduanya hidup bersama di dalam gua untuk berlatih kung fu. Kebersamaan itu memunculkan rasa kasih sayang dan ketergantungan diantara keduanya. Satu sama lain saling memberi perhatian tanpa sadar kalau benih-benih cinta sudah tumbuh di hati keduanya. Yang mereka tahu adalah bahwa mereka bahagia saat bersama dan sengsara jika berpisah. Pada masyarakat cina masa itu, jalinan cinta antara guru dan murid adalah terlarang dan tabu. Tidak ada satupun yang setuju dengan hubungan Yoko-bibi Lung, terutama Kwee ceng dan oey Yong. Ditambah lagi dengan kepribadian yoko yang implusif, suka omong besar dan kurang hormat pada orang yang tidak disukainya baik tua atau muda, semakin memperburuk keadaan. Namun kebaikan hatinya, dan hobbynya menolong orang, terutama menolong dan menyelamatkan keluarga Kwee membuat orang-orang kagum dan hormat padanya. Ternyata memang betul bahwa rasa hormat di peroleh dari tindakan dan perbuatan kita.

Oey Yong yang mulai menyukai Yo Ko, tidak rela Yo Ko menghancurkan hidupnya dengan menikahi gurunya sendiri. Berbagai masalah dan kesalah pahaman memisahkan Yoko-Liong Lie, tapi tetap saja akhirnya mereka bersama kembali.

Yoko, dari Pecundang menjadi Pahlawan

Sepanjang cerita, Yo Ko bertemu dengan beberapa ahli bela diri yang luar biasa dan elit dan mumpuni. Diantara mereka ada Aw Yang Hong, Oey Yok Su dan Ang Cit Kong dari Lima pendekar tangguh. Ketiga ketua itu mengajarkan ilmu andalan masing-masing pada Yoko. Aw Yang Hong mengajari Yo Ko jurus Kodok, Ang cit kong mengajarinya tongkat pemukul anjing, dan Oey Yok Su mengajarinya ilmu pedang seruling giok dan jurus jentikan jari. Yo Ko digambarkan sebagai seorang yang cerdas dan cepat belajar. Bahkan bisa di bilang kecerdasan Yo Ko hampir sebanding dengan Oey Yong yang bijak dan ahli siasat. Yo Ko selalu penuh dengan ide-ide yang terkadang terkesan konyol. Seperti menyusukan bayi Kwee Siang pada induk leopard, mengaku sebagai menantu Kwee Hu demi memisahkan perkelahian Wu bersaudara yang membuatnya terpisah dari bibi Lung dan lengannya menjadi buntung.

Yo Ko pernah mencoba membunuh Kwee Ceng dan Oey Yong karena menyangkah kedua orang itu adalah penyebab kemtian ayahnya. Tapi niatnya tidak kesampaian. Dari ingin menghancurkan malah jadi menyelamatkan. Dari keinginan untuk menjadi pecudang, Yo Ko malah menjadi pahlawan. Sisi baik dalam dirinya membuatnya rela menderita demi melihat orang lain bahagia. Itulah ajaran Siauw Liong Lie. Seperti apa gurunya, maka seperti itu pula muridnya.

Selama terpisah selama 16 tahun dari Siauw Liong lie, guru kekasih lalu istri, Yo Ko menjelajahi dataran tengah, membela yang lemah mengalahkan durjana. Bersama rajawali raksasa yang menjadi sahabat setianya, Yoko di kenal sebagai pendekar ternama bergelar pendekar rajawali. Setelah bertemu kembali dengan Liong Lie, keduanya bertarung hidup mati mengusir laskar Monggol dari datarantengah. Bahu membahu bersama Kwee Ceng dan Oey Yong, Yoko berhasil membunuh kaisar monggol hanya dengan jentikan jari. Diakhir cerita, Yoko mendapat gelar Eccentric barat (Western Passionate) mengantikan ayah angkatnya Aw Yang Hong si racun barat.

Itulah kisah dan riwayat hidup Yo Ko, yatim piatu yang di benci, tidak di sukai dan pecundang menjadi pendekar termasyhur dan melengenda sebagai pendekar rajawali di bawah binbingan guru, kekasih dan istri… Siauw Liong Lie.