Jenis-jenis Campuran dan bentuk campuran

Campuran merupakan penggabungan dua atau lebih zat murni secara fisis, yang masih mempunyai sifat-sifat asalnya dan tidak mempunyai komposisi tertentu. Secara umum campuran di bedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

Jenis-jenis Campuran

1. Campuran Homogen adalah campuran yang seluruh bagiannya mempunyai perbandingan komponen yang sama sehingga sangat sulit untuk membeda-bedakan komponen zat penyusunnya. Contoh campuran Homogen adalah larutan.
2. Campuran Heterogen adalah campuran yang perbandingan komponen disetiap bagiannya tidak sama sehingga masih dapat dibedakan zat-zat penyusunnya. Contoh campuran Heterogen adalah Suspensi
Secara khusus campuran dapat dibedakan kedalam 3 bentuk, yaitu:

Bentuk-bentuk campuran

1. Larutan
Larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut zat terlarut , sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lainnya dalam larutan disebut pelarut.  Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan sebagai konsentrasi larutan. Contoh larutan:
  • Larutan garam adalah campuran homogen dari garam dalam air
  • Larutan gula adalah campuran homogen dari gula dalam air
  • Larutan oralit adalah campuran homogen dari gula dan garam dalam air
Larutan terdiri dari berbagai jenis. Untuk mengetahuinya silah baca Jenis-jenis Larutan
2. Suspensi
Suspensi adalah campuran heterogen dari zat padat dalam zat cair dimana terbentuk sedimentasi sehingga batas antar komponen dapat dibedakan tanpa perlu menggunakan mikroskop. Suspensi tampak keruh dan zat yang tersuspensi lambat laun terpisah karena gravitasi dan membentuk sedimentasi.Contoh suspensi:
  • Campuran kapur dan air
  • Campuran kopi dan air
3. Koloid
Koloid adalah campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi. Koloid merupakan bentuk campuran (sistem dispersi) dua atau lebih zat yang bersifat homogen namun memiliki ukuran partikel terdispersi yang cukup besar (1 – 100 nm), sehingga terkena efek Tyndall. Namun karena koloid merupakan campuran homogen maka partikel terdispersi tidak terpengaruh oleh gaya gravitasi sehingga tidak terbentuk sedimentasi (endapan). Contoh Koloid:
  • Susu, adalah koloid teremulsi dari lemak susu dalam air
  • Lem kanji adalah koloid gel dari pati dan air yang dipanaskan
Koloid terdiri dari bermacam-macam bentuk seperti yang terdapat dalam artikel Macam-macam Koloid, serta memiliki sifat-sifat tertentu seperti yang tertulis dalam Sifat-sifat Koloid.
Dengan mengetahui jenis-jenis campuran diharapkan kita dapat membedakan suatu campuran termasuk dalam jenis campuran yang homogen atau heterogen yang berbentuk larutan, suspensi atau koloid.