Koloid Liofil dan Koloid Liofob | Pengertian dan Definisi | Sifat-sifat Koloid

Pengertian dan Defini Koloid Liofil dan Koloid Liofob. Sifat-sifat koloid berikutnya adalah Koloid Liofil dan Koloid Liofob. Koloid Liofil dan Koloid Liofob adalah salah satu sifat koloid yang didasarkan pada sifat adsorpsi dari zat terdispersi (fase padat) terhadap mediumnya (fase cair). Koloid Liofil adalah sistem koloid di mana partikel terdispersinya mempunyai daya adsorpsi yang relatif besar sehingga dapat menarik dan mengadsorpsi molekul mediumnya. Koloid Liofob adalah sistem koloid dimana partikel terdispersinya mempunyai daya adsorpsi yang relatif kecil sehingga tidak dapat menarik dan mengadsorpsi molekul mediumnya. Jika kedua jenis koloid diatas menggunakan air sebagai mediumnya, maka kedua jenis koloid tersebut akan disebut sebagai koloid Hidrofil dan koloid Hidrofob.

Contoh koloid Liofil dan Koloid Liofob

Contoh paling sederhana dari koloid liofil adalah kanji, protein, sabun, agar-agar, deterjen dan gelatin. Sedangkan contoh dari koloid Liofob antara lain koloid sulfida, koloid logam, koloid belerang dan koloid Fe(OH)3.
Gaya tarik menarik koloid hidrofil yang lebih kuat dibandingkan koloid hidrofob disebabkan oleh keberadaan ikan hidrogen yang terbentuk antara fase terdispersi dan air (medium pendispersi). Sebagai  contoh ikatan hidrogen antara gugus amino (-NH2 atau – NH-) molekul protein dan molekul air, ikatan hidrogen antara gugus -OH molekul kanji dan molekul air. Ikatan hidrogen ini tidak ditemukan dalam koloid liofob seperti dispersi emas atau belerang dalam air.
Koloid Liofil lebih kental daripada mediumnya dan tidak terkoagulasi jika ditambah sedikit elektrolit. Karena itu untuk menggumpalkan koloid liofil diperlukan elektrolit dalam jumlah yang banyak sebab selubung molekul-molekul cairan yang berfungsi sebagai pelindung harus dipecahkan terlebih dahulu. Untuk memisahkan koloid liofil dari mediumnya dapat dilakukan dengan cara pengendapan dan penguapan. Namun jika endapan tersebut ditambahkan zat medium lagi, maka koloid liofil akan terbentuk kembali. Dengan kata lain, koloid Liofil mempunyai sifat reversible. Sedangkan koloid liofob mempunyai sifat yang berlawanan dengan koloid liofil.
Koloid liofil bersifat stabil, sedangkan koloid liofob kurang stabil. Koloid liofil adalah koloid  yang berfungsi sebagai koloid pelindung.