Macam-macam Reaksi unsur halogen | Jenis-jenis reaksi halogen dengan Unsur lain

Macam-macam dan jenis-jenis reaksi unsur halogen dengan unsur lain. Unsur halogen bersifat sangat reaktif dan dapat bereaksi dengan semua jenis unsur baik itu unsur logam, non logam, air, hidrogen, hidrokarbon, basa,dll bahkan dengan sesama unsur halogen. Berikut ini adalah jenis-jenis reaksi unsur halogen dengan beberapa jenis unsur lain;

1. Reaksi unsur Halogen dengan unsur Non Logam.
Unsur halogen dapat bereaksi dengan hampir semua unsur non logam. Reaksi antara unsur halogen dengan unsur non logam akan menghasilkan senyawa kovalen. Contohnya hidrogen halida atau dikeanl dengan sebutan asam halida.
2. Reaksi unsur Halogen dengan unsur Logam
Unsur halogen juga dapat bereaksi dengan berbagai jenis unsur logam. Reaksi unsur logam dengan unsur halogen akan menghasilakan garam. Contohnya garam Natrium Clorida (NaCL), magnesium clorida (MgCL), dll
3. Reaksi unsur Halogen dengan air
Unsur halogen juga dapat bereaksi dengan air. Rumus molekul air adalah H2O. Dari hasil reaksi unsur halogen dan senyawa air akan terbentuk Asam halida dan oksihalogen. Contoh asam halida adalah Asam Fluoride. Jika fluorin dimasukan kedalam air, maka akan berlangsung suatu reksi yang sangat hebat di mana air akan terbakar dalam fluorin sehingga membantuk asam fluorida atau asam halida. Contoh Oksihalogen adalah oksifluorida yang juga merupakan hasil reaksi air dengan unsur halogen fluorin.
4. Reaksi unsur halogen dengan basa
Jika unsur halogen bereaksi dengan basa maka akan terbentuk senyawa halida yang kemudian akan mengalami reaksi disproporsionasi menjadi senyawa oksihalogen. Contohnya reaksi antara fluorin dengan basa akan membentuk oksigen difluoride dan ion fluorida. Kemudian senyawa oksigen difluorida akan terdisproporionasi menjadi menjadi oksifluorida dan beberapa ion fluorida.

5. Reaksi unsur halogen dengan hidrokarbon
Reaksi unsur halogen dengan hidrokarbon disebut halogenasi. Melalui reaksi halogenasi, unsur halogen dapat menyusup pada suatu hidrokarbon dan mengantikan salah satu atom hidrogen yang ada disana. Contohnya reaksi halogenasi alkana. Alkana dapat bereaksi dengan gas klor jika terkena sinar atau suhu tinggi. Reaksinya merupakan reaksi eksoterm. Raksi halogenasi alkana terjadi dalam beberapa tahap melalui mekanisme radikal bebas dimana pada salah satu tahapan reaksi dihasilkan alkil klorida.

6. Reaksi antar sesama unsur halogen
Unsur halogen juga dapat bereaksi dengan unsur halogen lainnya. Seperti yang telah di sebutkan sebelumnya di artikel Pengertian dan definisi unsur halogen, bahwa yang termasuk unsur halogen adalah unsur-unsur yang pada sistem periodik menempati posisi golongan VIIA, yaitu: F, Cl, Br, I, At.  Semua unsur halogen asalnya adalah unsur diatomik, oleh karena itu membutuhkan tambahan satu elektron untuk bisa membentuk konsfigurasi unsur stabil sepeti gas mulia. Reaksi antar halogen merupakan reaksi substitusi dan membentuk senyawa antar halogen itu sendiri. Contohnya: Reaksi antara Iodium dan Clorin akan menghasilkan iodium clorida, dan seterusnya.