Gejala-gejala Karst. Gejala karst adalah hasil pelapukan khemis atau kimiawi yang di terjadi di daerah kapur yang membentuk suatu pola yang unik. Karst adalah bentuk permukaan bumi yang pada umumnya dicirikan dengan adanya depresi tertutup (closed depression), drainase permukaan, dan gua. Berikut ini adalah gejala-gejala karst yang sering terjadi di alam, yaitu:

Gejala-gejala karst

Pelapukan kimiawi didaerah karst akan menghasilkan bentukan-bentukan karst seperti berikut ini:

1. Ponor adalah lubang masuknya aliran air kedalam tanah di daerah berkapur yang relatif dalam. Ponor terbagi menjadi 2, yaitu:

  • Doline, terbagi menjadi 2 yaitu doline corrosi dan doline terban
  • Pipa karst, terbagi menjadi 2, yaitu pipa karst corrosi dan pipa karst terban

2. Karren adalah lubang-lubang kecil yang terdapat pada potongan-potongan celah atau alur-alur yang terdapat di daerah kapur yang tanahnya dangkal.

3. Uvala adalah beberapa doline yang lebar yang bergabung menjadi satu membentuk danau karst.

4. Polije adalah uvala yang berkembang lebih lanjut dan memiliki luas yang lebih besar dari uvala.

5. Sungai bawah tanah adalah aliran air yang terdapat di dalam tanah.

6. Gua kapur dalam tanah adalah sebuah lobang besar di daerah kapur yang bisanya terdapat di bawah tanah. pada gua kapur biasanya di temukan:

  • Stalaktit, yaitu endapan kapur yang mengantung di langit-langit gua.
  • Stalakmit, yaitu endapat kapur yang terdapat pada lantai gua yang bentuknya menonjol keatas.
  • Tiang kapur (pillar) adalah satalaktit dan stalakmit yang ujungnya bertemu di satu titik sehingga bersambung

7. Sinkholes adalah lubang pada permukaan tanah yang terjadi karena akibat runtuhnya tanah secara tiba-tiba.

8. Terrarosa adalah tanah kapur yang terbentuk akibat pelapukan batuan kapur di sekitar daerah karst

9. Lapies adalah permukaan tanah pada daerah kapur yang terbuka mempunyai kenampakan yang kasar, pecah-pecah, berlubang mapun runcing-runcing

Incoming search terms: