Definisi Efek rumah kaca. Pengertian Efek rumah kaca. Yang dimaksud efek rumah kaca. Arti kata efek rumah kaca. ERfek rumah kaca yaitu:

Efek rumah kaca adalah pemanasan global yang disebabkan oleh pantulan panas dari bumi tertahan oleh gas rumah kaca dan partikel lain di atmosfer.  Pemanasan global menyebabkan meningkatnya suhu permukaan bumi yg mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar, penyempitan daratan karena kenaikan garis pantai. Seperti yang mungkin akan terjadi pada daerah Jakarta beberapa waktu yang akan datang.

Efek rumah kaca di cetuskan oleh Jean Baptise Joseph Fourier seorang fisikawan asal Prancis pada tahun 1824.

Efek rumah kaca atau dalam bahasa asingnya dikenal dengan istilah green house effect adalah suatu fenomena dimana gelombang pendek radiasi matahari menembus atmosfer dan berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. Setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang tersebut dipantulkan kembali ke atmosfer. Namun tidak seluruh gelombang yang dipantulkan itu dile­pas­kan ke angkasa luar. Sebagian gelombang panjang dipantulkan kembali oleh lapisan gas rumah kaca di atmosfer ke permukaan bumi.

Efek rumah kaca itu sendiri terjadi karena naiknya konsentrasi gas CO2 (karbondioksida) dan gas-gas lainnya seperti sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NO), nitrogen dioksida (NO2), gas metan (CH4), kloroflourokarbon (CFC) di atmosfir.

Kenaikan konsentrasi CO2 itu sendiri disebabkan oleh kenaikan berbagai jenis pembakaran di permukaan bumi seperti pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara, dan bahan-bahan organik lainnya yang melam-paui kemampuan permukaan bumi antuk mengabsorpsinya. Bahan-bahan di permukaan bumi yang berperan aktif untuk mengabsorpsi hasil pembakaran tadi ialah tumbuh-tumbuhan, hutan, dan laut. Jadi bisa dimengerti bila hutan semakin gundul, maka panas di permukaan bumi akan naik.

Salah satu cara untuk mencegah mengurangi efek rumaha kaca adalah dengan menanam banyak pohon. Karena tumbuhan hijau merupakan penggurai CO2 yang paling efektif dan effisien yang terjadi melalui proses fotosintesis dimana sebagai hasil akhirnya di peroleh oksigen dan air.