Macam-macam Teori Titik Tumbuh pada tumbuhan. Secara umum tumbuhan mempunyai 2 titik tumbuh, yaitu pada akar dan batang. Keberadaan titik tumbuh tersebut yang membuat tumbuhan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Titik tumbuh merupakan tempat di mana sel mempunyai kemampuan untuk membelah diri secara aktif, sehingga tumbuhan bertambah ukurannya antarabmenjadi bertambah tinggi ataupun bertambah besar, ataupun keduanya.

Macam-macam Teori Titik Tumbuh pada Tumbuhan

Ada dua teori yang mempunyai pendapat berbeda tentang titik tumbuh pada tumbuhan. Kedua teori titik tumbuh tersebut adalah:

1. Teori tunika korpus
Teori Tunika Korpus adalah sebuah teori tentang titik tumbuh pada tumbuhan yang dicetuskan oleh Schmidt. Teori ini menyatakan bahwa titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan terdiri atas 2 zona yang terpisah susunannya, yaitu: tunika dan korpus, dimana:

  • Bagian tunika : terdiri beberapa lapis sel pada bagian terluar akar yang aktif membelah sehingga ujung akar bertambah luas.
  • Bagian korpus : terdiri dari beberapa lapis sel pada bagian dalam dan aktif membelah kesegala arah.

2. Teori histogen
Teori Histogen di cetuskan oleh Hanstein. Histogen adalah istilah yang digunakan untuk menyebut titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan. Berdasarkan teori Histogen dari Hanstein, titik tumbuh pada ujung akar dan batang dibagi menjadi tiga.

  • Dermatogen( lapisan terluar) yaitu membentuk epidermis
  • Periblem ( lapisan tengah) yaitu membentuk korteks
  • Plerom (lapisan dalam) yaitu membentuk stele (silinder pusat).