Hormon Giberelin dan Fungsinya. Hormon Giberelin atau asam giberelat (GA) adalah zat pengatur tumbuh yang bekerja secara sinergis dengan hormon auksin. Hormon giberelin secara alami terdapat di bagian tertentu pada tumbuhan, seperti pada  buah dan biji saat berkecambah. Namun karena hormon ini mempunyai peranan dsngat penting pada proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, kebutuhan hormon giberelin untuk tanaman dapat di berikan dengan menggunakan hormon giberelin sintetik yang pada awalnya di isolasi dari cendawan Gibberella fujikuroi oleh ilmuwan jepang Teijiro Yabuta. Sedangkan keberadaan hormon giberelin dalam tumbuhan pertama kali di kenali oleh seorang ilmuwan yang juga berasal dari jepan Eiichi Kurosawa pada tahun 1026. Giberelin pada tumbuhan dapat ditemukan dalam dua fase utama yaitu giberelin aktif (GA bioaktif) dan giberelin nonaktif. Hingga tahun 2008 terdapat lebih daripada seratus GA telah diidentifikasi dari tanaman dan hanya sejumlah kecil darinya, seperti GA1 dan GA4, diperkirakan berfungsi sebagai hormon bioaktif.

Fungsi Hormon Giberelin

Hormon giberelin dapat bekerja secara sinergis dengan hormon auksin.  Giberelin yang aktif secara biologis (GA bioaktif) mengontrol beragam aspek pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Yang merupakan peranan dan fungsi hormon giberelin diantaranya adalah:

  • mengakhiri masa dormansi biji
  • merangsang perkecambahan
  • merangsang perpanjangan batang
  • merangsang pembentukan enzim amilase
  • merangsang pembentukan serbuk sari
  • merangsang pembentukan bunga
  • memperbesar ukuran buah
  • mempengaruhi sifat genetik tanaman
  • mendukung perpanjangan sel
  • mendukung aktivitas kambium
  • mendukung pembentukan RNA
  • berperan aktif dalam sintesis protein

Giberelin dalam kosentrasi ringgi akan merangsang pembentukan akar dan mengembalikan kinerja auksin yang terhambat. Jika giberelin di berikan pada tumbuhan kerdil. tumbuhan tersebut akan tumbuh normal kembali. Hormone giberelin dapat dibagi menjadi berbagai jenis, yaitu giberelin A, giberelin A2, dan giberelin A3 yang memiliki struktur molekul dan fungsi yang sangat spesifik dimana fungsi jenis hormon yang satu akan berbeda dengan jenis giberelin lainnya. Sehingga ada hormone giberelin yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, dan ada juga giberelin berpengaruh terhadap pembentukan bunga.