Vampire Facelift vs Botox. Vampire vs Lift kini sedang menyaingi Botox. Baik  Vampire Facelift maupun Botox merupakan suatu cara untuk mengurangi keriput di wajah dengan cara menyuntikan sesuatu dibagian yang menderita keriput. Berbagai cara dilakukan orang untuk mencegah keriput atau berusaha menyamarkannya. Meski dengan harga yang cukup mahal dan cara yang cukup menyakitan, tetapi demi kecantikan dan rasa percaya diri, apapun akan dilakukan.

Vampire Facelift dan Botox

adalah salah dua cara  untuk mencegah keriput yang kini sedang populer. Meski fungsi Vampire facelift dan Botok adalah sama, yaitu mencegah dan menyamarkan keriput di wajah, namun dalam prakteknya mempunyai perbedaan yang sangat signifikan.
Vampire Facelift adalah cara mencegah keriput dengan menyuntikkan darah sendiri. Menurut beberapa sumber, cara ini dapat membuat yang bersangkutan awet muda karena keriput yang merupakan tanda-tanda enuaan telah dicegah dan disamarkan. Perawatan wajah ala drakula ini dinamakan seperti itu karena drakula dikenal sebagai manusia abadi yang tidak bisa tua asalkan selalu menghisap darah. Prosedur ini bukan operasi plastik karena hanya menyuntikkan campuran darah milik sendiri yang disebut dengan Selphyl. Selphyl adalah campuran platelet (keping darah) orang yang bersangkutan dengan fibrin. Fibrin ini adalah protein yang muncul saat terjadi pendarahan (pecahnya pembuluh darah). Suntikan Selphyl ini bisa membuat wajah seseorang tampak lebih muda dan membuat keriput tidak terlihat.
Sedangkan Botox adalah cara mencegah keriput dengan suntikan bahan kimia yang dapat melumpuhkan otot-otot ekspresi wajah sehingga keriput dapat disamarkan. Meski saat ini Botox lebih populer dibandingkan Vampire Facelift, tapi jika dalam penelitian nanti terbukti bahwa Vampire Facelift lebih effectif, bisa jadi suntikan Botox akan segera di tinggalkan.
Dari informasi di atas, dapat diketahui bahwa vampire facelift dan botox sebenarnya adalah serupa tapi taksama. Botox dan vampire Facelift sama-sama berfungsi untuk mencegah dan menyamarkan keriput, sedangkan perbedaannya terletak pada bahan yang di suntikan. Vampire Facelift menggunakan darah sendiri yang dicampur dengan fibrin lalu di suntikan, sedangkan Botox adalah suntikan yang menggunakan bahan-bahan kimia.
Beberapa orang yang telah menggunakan perawatan ini menuturkan bisa mengurangi keriput hingga 15 bulan dan hanya menyebabkan sedikit atau sama sekali tidak ada perubahan warna kulit. Sedangkan suntikan botox, paling lama hanya bertahan 4-6 bulan saja. Lalu manakan diantara dua hal ini, Vampire facelift atau Botox yang lebih effectif dalam mencegah dan menyamarkan keriput?