Kisah Keledai berkulit Singa. Kisah keledai berkulit singa adalah sebuah fabel yang berkisah tentang seekor keledai yang menyamar sebagai singa. Fabel ini memberi kita pengajaran bahwa tidak perduli bagaimana kita menyamar, suatu ketika pasti akan ketahuan juga. Lebih lengkapnya simak fabel berikut ini…

Kisah Keledai berkulit Singa

Pada suatu ketika, ada seekor keledai yang menemukan sebuah kulit singa yang ditinggalkan sang pemburu di dalam hutan. Keledai itu menggambil kulit singa dan memakaikan ditubuhkan. Kulit singa itu tepat sekali menutup tubuhnya dan kini ia mirip sekali dengan singa. Lalu muncul sifat iseng keledai tersebut.  Dia kemudian menggunakan kulit singa itu dan menghibur dirinya sendiri dengan menakut-nakuti hewan lain. Secara diam-diam sang keledai mengenakan kulit singa, lalu bersembuyi di semak-semak. Jika ada hewan lain yang melintas, keledai itu segera meloncat keluar. Semua binatang yang melihatnya menjadi dan lari terbirit-birit karena menyangkah ada singa yang akan menerkamnya.
Keledai tersebut merasa begitu senang melihat semua binatang takut dan berlari menjauh darinya. Si keldai menjadi pinggah dan menganggap seolah-olah dirinya adalah raja hutan. Saking bangganya, si keledai mencoba untuk mengaum keras meniru suara singa.  Tetapi sayangnya, bukanlah auman singa yang keluar dari mulutnya, melainkan cuma ringkikan keledai yang parau.
Seekor srigala yang semula turut berlari ketakutan bersama dengan binatang lainnya, mendangar suara tawa itu dan berhenti berlari. Perlahan-lahan dan penuh kehati-hatiannya dia mendekati singa itu dan dengan kemampuan hidungnya yang bagus, Srigala bisa mencium aroma keledai. Begitu dia tahu bahwa ternyata yang menakuti-nakutinya itu hanyalah seekor keledai yang  memakai kulit singa, srigala itu segera menerkamnya.
Srigala itu kemudian berkata sambil tertawa: “Jika kamu menutup mulutmu, dan tidak mengeluarkan suara ringkihanmu yang parau, mungkin saya akan berlari ketakutan juga. Kamu bisa menipu kami dengan kulitmu tapi tidak dengan suaramu…”  Dan si Srigalapun berpesta pora dengan daging keledai yang telah mengecohnya.
Dari fabel kisah Keledai berkulit singa diatas, kita dapat mengambil hikma dan pelajaran berharga, yaitu bahwa orang mungkin bisa menipu orang lain dengan pakaian dan penampilannya, tetapi dari perkataanya, orang lain akan segera tahu siapa dirinya sebenarnya…

Incoming search terms: