Nama-nama Ka’bah menurut Al Qur’an. Selain sebutan Ka’bah itu sendiri, al Qur’an juga menyebut ka’bah dengan sebutan lain. Nama-nama lain Ka’bah menurut al Quran adalah:

1. Al-Bait (Rumah)

Ka’bah di sebut sebagai Al-Bait salah satunya terdapat dalam firman Allah, surah Al Imran (3:96) yang berbunyi: “Sesungguhnya rumah yang mula-mula di bangun untuk tempat beribadah manusia ialah Baitullah yang di Mekak yang di berkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Selain itu sebutan Al-Bait untuk Ka’bah juga terdapat dalam surah Al Imron 97, al-Anfal 35, al-Hajj 26, serta Quraisy 3.

2. Baitullah (Rumah Allah)

Allah menisbatkan Ka’bah kepada Dzat-Nya sendiri yaitu Baitullah yag artinya rumah Allah seperti yang tercantum dalam surah Al Baqarah 2:125 yang artinya: “(Dan Ingatlah) ketika kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Inrahim dan ISmail: “bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’, dan yang sujud.  Sebutan serupa juga tercantum dalam surah Inrahim 37, al-Hajj 26.

3. Al-Bait al-Haram (Rumah suci)

Dalam firman-Nya disebutkan bahwa “Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia bagi) manusia..” (QS. Al MAidah:97). Menurut Ibn Jauzi, Ka’bah di namakan al-Haram karena adanya larangan berburu dan mencabut pepohonan didalamnya sehingga kesuciannya terjaga. Dan sebutan al-Haram meliputi keseluruhan kota Mekkah.

4. Al-Bait al-‘Atiq (Rumah Pusaka)

Al-‘Atiq mengandung makna bahwa didalam Ka’bah, Allah membebaskan (yu’tiq) orang-orang dari adzabnya. Disebut demikian karena selain sebagai rumah tempat menyembah Allah yang pertama di muka bumi, Allah juga telah menyelamatkan Ka’bah dari bencana banjir. Selain itu juga karena tidak seorangpun di dunia ini yang mengaku memiliki Ka’bah kecuali Allah

5. Qiblat

Dalam surah al Baqarah2:144 Allah berfirman, yang artinya: “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh kami akan memalingkan kamu kekiblat yang kamu sukai…”