Hukum Mendel. Hukum mendel adalah hukum yang berkenaan dengan sifat turunan atau hereditas. Disebut hukum mendel karena hukum ini di ccetuskan oleh Gregor Johann Mendel. Mendel merupakan seorang biarawan berkebangsaan Austria, yang berjasa besar dalam memperkenalkan ilmu pengetahuan tentang pewarisan sifat atau disebut genetika. Hukum genetika yang diperkenalkan Mendel dikenal dengan hukum I Mendel dan hukum II Mendel. Dari penemuannya ini, Mendel dikukuhkan sebagai Bapak Genetika.

imageSebelum mencetuskan hukumnya, Mendel melakukan penelitian persilangan pada tanaman ercis atau Pisum sativum (kacang kapri). Mendel memilih tanaman ercis untuk percobaannya karena beberapa alasan yang berkaitan dengan karakteristik tanaman ercis, yaitu:

  • Mudah tumbuh dan berumur pendek,
  • Memiliki pasangan sifat yang menyolok,
  • Bisa melakukan penyerbukan sendiri,
  • Segera menghasilkan keturunan,
  • Mampu menghasilkan banyak keturunan, dan
  • Mudah disilangkan

Dari penelitiannya itu, Mendel menemukan fakta-fakta yang berkaitan dengan sifat yang diturunkan induk kepada anaknya yang kemudian menjadi prinsip dasar genetika dan di kenal sebagai hukum mendel. Hukum mendel terbagi 2, yaitu:

1. Hukum Mendel I yang lebih di kenal dengan hukum Segregasi
2. Hukum Mendel 2 yang lebih di kenal dengan hukum Asortasi bebas