Karakteristik Virus. Virus adalah organisme (?) peralihan antara mahluk hidup dan mahluk tak hidup. Sampai sekarang masih belum bisa ditentukan apakah virus termasuk kedalam mahluk hidup atau virus termasuk kedalam benda mati, ada juga yang berpendapat bahwa virus adalah peralihan antar  mahluk hidup dan benda mati. Hal ini karena virus dapat menunjukan sifat-sifat dari kedua objek tersebut. Dalam keadaan bebas, virus tidak mempunyai tanda-tanda kehidupan, sehingga disebut benda mati. Tetapi setelah menginfeksi inang, virus berkembang biak dengan cara mereplikasi diri, yang merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Jadi hingga saat ini, virus tidak di klasifikasikan seperti makhluk hidup yang lain tetapi mempunyai sistem klasifikasi sendiri.

Virus tidak mempunyai komponen sel, sehingga dianggap sebagai organisme aseluler. Meski begitu, virus tidak dapat di katakan mikroba sederhana, karena virus mempunyai karakteristik yang kompleks dan berbeda dengan mikroorganisme lainya termasuk yang paling sederhana seperti amoeba. Baik dari segi ukuran, isi genom atau reproduksi, sangat berbeda dengan makhluk hidup lainnya, karena itu virus tergolong unik.

Karakteristik Virus telah di pelajari sejak virus pertama kali di temukan. Pada tahun 1852, seorang ahli botani Rusia bernama D.J. Ivanovsky berhasil mengekstrak saripati daun tembakau yang terkena penyakit mosaik. Pada saat ekstrak ini disaring dengan saringan bakteri, ternyata ekstrak tersebut masih mampu menginfeksi daun tembakau lainnya. Pada tahun 1898, Dutchman Beijerink memberi nama “virus” yang berarti racun untuk menggambarkan “sesuatu” yang terdapat pada ekstrak tumbuhan yang dapat menginfeksi, tetapi berukuran lebih kecil dari bakteri. Virus tersebut kemudian dinamai virus mosaik.

Namun, pengetahuan tentang virus baru berkembang setelah ditemukannya mikroskop elektron pada tahun 1930. Karena ukurannya yang terlalu kecil, virus tidak dapat di amati di bawah mikroskop biasa.  Melalui mikroskop elektron, di ketahui beberapa karakteristik virus yang membuatnya berbeda dengan mikroorganisme lain, diantaranya:

Karakteristik Virus

  • Ukuran 25-300 nm
  • Mempunyai satu jenis asam nukleat yang menjadi penyusunnya
  • Mempunyai banyak bentuk, diantaranya berbentuk oval, bulat, batang, huruf T, kumparan
  • Bereproduksi dengan polierasi secara daur litik, dan daur lisogenik
  • Biasanya stabil pada ph 5-9
  • Bersifat aseluler
  • Berupa partikel yang disebut virion
  • Menunjukkan ciri kehidupan jika berada dalam organisme
  • Bersifat parasit obligat, karena sangat merugikan inangnya
  • Mampu melakukan semua fungsi metabolisme
  • Tersusun dari asam nukleat dan kapsid (selubung protein)
  • Tidak dapat mensintesis protein, karana tidak punya ribossom
  • Dapat dikristalkan, dll