Pembuatan Koloid cara  Dispersi. Pembuatan sistem koloid dengan cara Dispersi adalah pembuatan partikel koloid dengan cara mengubah partikel-partikel kasar berukuran besar menjadi partikel koloid. Pembuatan koloid dengan cara dispersi lebih simple dan lebih banyak metode yang bisa di gunakan.  Yang penting tujuannya adalah memecah partikel kasar (suspensi) menjadi partikel koloid. Metode pembuatan koloid cara dispersi yang sering di gunakan antara lain adalah:

Pembuatan Koloid dengan cara Dispersi

Setidaknya ada 4 cara yang bisa di gunakan untuk membuat koloid cara dispersi, yaitu: 

1. Pembuatan sistem Koloid secara Mekanik
Pembuatan sistem koloid secara mekanik adalah dengan penggerusan atau penggilingan untuk zat padat, serta dengan pengadukan atau pengocokan untuk zat cair. Setelah diperoleh partikel yang kehalusannya sesuai koloid, lalu didispersikan ke dalam medium pendispersinya. Contoh pembuatan sistem koloid secara mekanik adalah pembuatan Sol belerang.

2. Pembuatan sistem koloid secara Peptisasi
Pembuatan sistem Koloid secara Peptisasi yaitu dengan menggunakan zat kimia untuk memecah partikel besar menjadi pertikel koloid. Partikel kasar dipecah-pecah menjadi partikel koloid dengan penambahan siatu zat elektrolit. Comtoh pembuatan sistem koloid secara Peptisasi antara lain:

  • Pencernaan makanan dengan enzim. Istilah peptisasi dikaitkan dengan peptonisasi, yaitu proses pemecahan protein(polipeptida) yang dikatalisis oleh enzim  peptin.
  • Pembuatan sol belerang dari endapan nikel sulfida (NiS) dengan mengalirkan gas H2S

3. Pembuatan sistem koloid dengan Busur Bredig
Pembuatan sistem koloid dengan menggunakan Busur Bredig yaitu pembuatan koloid dengan cara pemecahan zat padat  menjadi partikel koloid dengan menggunakan arus listrik tegangan tinggi. Pembuatan sistem koloid menggunakan busur bredig biasanya digunakan untuk logam. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektrode yang dicelupkan ke dalam medium pendispersi. Kemudian dialiri arus listrik yang cukup kuat sehingga terjadi loncatan bunga api listrik di kedua ujungnya. Suhu tinggi akibat adanya loncatan bunga api listrik mengakibatkan atom-atom logam akan luntur dan terlempar ke dalam medium pendispersi ( air ), lalu atom-atom tersebut akan mengalami kondensasi sehingga membentuk suatu koloid logam. Contoh pembuatan sistem koloid dengan busur bredig adalah pembuatan sol logam.

4. Pembuatan sistem koloid menggunakan alat ultrasonik
Pembuatan sistem koloid menggunakan alat ultrasonik prinsipnya hampir sama dengan pembuatan sistem koloid menggunakan busur bredig. Kalau busur bredig menggunakan arus listrik bertegangan tinggi, maka cara ultrasonok menggunakan energi bunyi berfrekuensi tinggi, yaitu diatas 20.000 Hz. Contoh pembuatan sistem koloid menggunakan ultrasonik yaitu pada pembuatan sol logam.

Incoming search terms: