Syarat dan Kriteria bagi guru untuk dapat ikut Program PPG atau pendidikan profesi guru. Dapat mengikuti program pendidikan profesi guru bagi guru, baik guru honor, guru bantu  maupun guru PNS merupakan kebanggaan tersendiri. Selain karena adanya pengakuan formal, juga karena ada bayaran sertifikasi yang di terima setelah seorang guru mengikuti PPG yang besarannya, cukup untuk menambah penghasilan setiap bulan. Meski sepertinya, pembayaran uang sertipikasi tidak di berikan setiap bulan, tetapi beberapa bulan sekali. Karena itu saat ini, banyak sekali guru, terutama yang masih honorer berusaha keras untuk dapat mengikuti program PPG. Tapi sayangnya, tidak semua guru bisa mengikuti program ini. Hanya guru yang memenuhi syarat dan kriteria tertentu saja. 

Cara mendaftar program PPG (Pendidikan Profesi Guru)

Apakah syarat dan kriteria untuk dapat daftar program PPG? Syara dan kriterianya adalah seperti yang di bawah ini:

Kriteria Bagi Peserta program PPG adalah sebagai berikut:

  • PPG diorientasikan bagi guru yunior yang berprestasi dan mengajar pada satuan pendidikan (SMP/MTs,SMA/MA, dan SMK/MAK).
  • Peserta diusulkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota.
  • Seleksi peserta terdiri atas seleksi administratif dan seleksi akademik. Seleksi administratif dilakukan oleh dinas pendidikan Kabupaten/Kota sedangkan seleksi akademik dilakukan oleh PPG penyelenggara yang ditunjuk Kemendiknas.
  • Peserta yang dinyatakan lulus dan diterima dalam program PPG diberikan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) oleh PPG yang ditunjuk kemendiknas. Daftar peserta yang dinyatakan lulus beserta NPM selanjutnya dilaporkan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiknas.

Persyaratan Peserta program PPG

  1. Memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana (S-1) atau Diploma Empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi, kecuali Program Studi PGSD dan PGPAUD.
  2. Mengajar di satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan Nasional.
  3. Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah  (Pemda) atau guru yang dipekerjakan (DPK) pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.
  4. Guru Non PNS yang berstatus guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang mengajar pada satuan pendidikan negeri yang  memiliki Surat Keputusan dari Pemda.
  5. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
  6. Memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun.
  7. Bersedia mengikuti pendidikan sesuai dengan peraturan yang ada dan mendapatkan ijin belajar dari Kepala sekolah dan Pemda.
  8. Memiliki surat keterangan berbadan sehat dari dokter.
  9. Memiliki surat keterangan bebas napza (narkotika, psikotropika, dan zat aditif lainnya) dari instansi yang berwenang.