Sifat Kimia Protoplasma. Selain sifat fisika, protoplasma juga mempunyai sifat kimia. SIfat kimia protoplasma di pengaruhi unsur-unsur kimia yang di kandungnya. Protoplasma tersusun atas 36 unsur kimia yang dapat di jumpai dalam bentuk air, senyawa-senyawa organik dan senyawa-senyawa anorganik. Sifat-sifat kimia protoplasma ditimbulkan oleh bahan-bahan penyusunnya karena air maupun senyawa-senyawa organik dan anorganik adalah merupakan bahan-bahan kimia yang selalu melakukan reaksi-reaksi kimia, seperti reaksi ionisasi dan reaksi-reaksi enzimatis.

Sifat kimia protoplasma

Sifat kimia protoplasma antara lain adalah sebagai berikut:

  • Berdasar analisis abu yang dilakukan oleh Sachs protoplasma disusun oleh unsur-unsur kimia, seperti: C, H, O, N, S, P, K, Ca, Mg, Fe, Na, Cl, dan I
  • Protoplasma mengandung senyawa anorganik yang  menjadi penyusunnya yang antara lain adalah air, garam-garam mineral, asam, dan basa. Misalnya: HNO3, HCl; basa, misalnya: NaOH, KOH; garam, misalnya: NaCl, MgCl, NaHCO3
  • Protoplasma juga mengandung senyawa organik yang menjadi penyusunnya seperti karbohidrat, lemak, dan protein dan berbagai jenis asam amino serta asam nukleat.
  • Di dalam protoplasma terjadi reaksi-reaksi ionisasi dan reaksi-reaksi enzimatis seperti yang pada umumnya terjadi pada unsur-unsur kimia.

Selain sifat-sifat kimia, dalam protoplasma juga terjadi reaksi-reaksi kimia yang terjadi akibat aktivitas komponen-komponen kimia  penyusunnya. Reaksi yang berlangsung dalam protoplasma antara lain adalah:

  • Reaksi-reaksi ionisasi
    Reaksi ini terjadi pada bahan-bahan anorganik yang berupa asam, basa dan garam. Adanya reaksi-reaksi ionisasi menyebabkan protoplasma mampu menahan energi. Di samping itu, juga menyebabkan protoplasma mempunyai derajat keasaman (pH) tertentu. Derajat keasaman (pH) protoplasma berkisar antara 6,8-7,2. Ini menunjukkan bahwa protoplasma bersifat netral yang menjamin berlangsungnya proses-proses biologis dalam protoplasma.
  • Reaksi-reaksi enzimatis
    Reaksi-reaksi ini terjadi pada proses penyusunan dan penguraian bahan-bahan organik serta memerlukan bantuan enzim. Untuk itu di dalam protoplasma ditemukan banyak enzim.