Tingkat Kematangan Gonad Ikan menurut Kesteven. Tingkat kematangan gonda pada ikan adalah kondisi di mana sel kelamin pada ikan siap untuk melakukan bereproduksi. seperti kita ketahui, untuk bisa bereproduksi, gonad harus mampu menghasilkan sel-sel kelamin dalam bentuk sel telur dan sel sperma. Untuk mengetahui apakah sel kelamin tersebut siap untuk bereproduksi, maka di pelrukan pengamatan untuk mengetahui tingkat kematangan gonadnya. Cara pengamatan TKG pada ikan dapat di lakukan melalui 2 cara, yaitu cara histologi dan cara merfologi. Bedasarkan cara Histologi tingkat kematangan gonad di bedakan kedalam beberapa tahap. Berikut ini adalah cara melihat tingkat kematangan Gonad ikan menurut Kesteven.

Tingkat kematangan gonad menurut Kesteven (Bagenal dan Braum, 1968), yaitu:

  1. I. Dara, organ seksual masih sangat kecil dan berada di bawah tulang punggung, testes dan ovarium transparan, dari tidak berwarna sampai berwarna abu-abu. Telur tidak bisa dilihat dengan mata biasa.
  2. II. Dara Berkembang, testes dan ovarium jernih, abu-abu merah, panjangnya setengah atau lebih sedikit dari panjang rongga bawah. Telur sudah dapat dilihat dengan menggunakan kaca pembesar.
  3. III. Perkembangan I, testes dan ovarium bentuknya bulat telur, berwarna kemerah-merahan dengan pembuluh kapiler. Gonad mengisi kira-kira setengah ruang kebagian bawah. Telur dapat dilihat seperti serbuk putih.
  4. IV. Perkembangan II, testes berwarna putih kemerah-merahan. Tidak ada sperma kalu perut ditekan. Ovarium berwarna orange kemerah-merahan. Telur jelas dapat dibedakan, bentuknya bulat telur. Ovarium mengisi kira-kira 2/3 ruang bawah.
  5. V. Bunting, organ seksual mengisi ruang bawah. Testes berwarna putih, keluar tetesan sperma jika ditekan perutnya. Telur berbentuk bulat, beberapa diantaranya jernih dan masak.
  6. VI. Mijah, telur dan sperma keluar dengan sedikit tekanan ke perut. Kebanyakan telur berwarna jernih dengan beberapa yang berbentuk bulat telur tinggal di dalam ovarium.
  7. VII. Mijah/Salin, gonad belum kosong sama sekali. Tidak ada telur yang bulat telur.
  8. VIII. Salin,  testes dan ovarium kosong dan berwara merah. Beberapa telur sedang dalam keadaan dihisap kembali.
  9. IX. Pulih Salin, testes dan ovarium berwarna jernih, abu-abu sampai merah.

Incoming search terms: